top
logo


Rencana Strategis 2010 - 2014 PDF Print E-mail
Normal 0

 

 

RENCANA STRATEGIS

BALAI BESAR VETERINER WATES JOGJAKARTA

TAHUN 2010 - 2014

 

 

PENDAHULUAN

 Latar Belakang

Pembangunan peternakan kini telah menganut paradigma baru, yaitu pembangunan peternakan yang pro-poor adanya pendelegasian tanggung jawab serta adanya perobahan struktur melalui pemberdayaan masyarakat.  Untuk ini kebijakan bidang peternakan diarahkan kepada usaha peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan dengan memanfaat dan menggerakan sumber daya lokal.  Untuk ini akan dilakukan fungsi-fungsi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, yaitu : pengembangan pembibitan, pakan, budidaya ternak ruminansia dan non ruminansia, kesehatan hewan dan kesmavet dalam mencapai penyediaan dan keamanan pangan hewani untuk meningkatkan kesejahteraan peternak.  Sebagai salah satu Balai Besar Veteriner yang berkedudukan di Jogjakarta, maka telah disusun rencana strategik kurun waktu 2010-2014 yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi perumusan kebijakan dan langkah-langkah operasional serta dapat dipakai sebagai alat menejerial untuk keberlanjutan dan perbaikan kinerja.

Dalam Sistem Kesehatan Hewan Nasional (SISKESWANAS) Balai Besar Veteriner Wates Jogjakarta  menempati posisi yang strategis, karena fungsinya sebagai institusi yang melakukan pengamatan dan penyidikan penyakit, pengujian penyakit hewan dan pengamanan produk-produk hewan dan bahan asal hewan untuk melindungi masyarakat.

Oleh karena itu SISKESWANAS menempatkan posisi Balai Besar Veteriner Wates Jogjakarta  pada  Strata I untuk membina laboratorium kesehatan hewan dan pusat kesehatan hewan sebagai Strata terdepan untuk pengamanan ternak dan lingkungan.  Selanjutnya pada fungsi Balai Besar Veteriner terkait dengan Strata I dalam Sistem Kesehatan Hewan, yaitu penentu kebijakan ditingkat Pusat dan Daerah.  Sehingga Balai Besar Veteriner Wates Jogjakarta  merupakan salah satu terpenting di daerah dengan melibatkan keprofesionalan Dokter Hewan dengan mengerahkan semua lini kemampuan profesi, mulai dari pengidentifakasian masalah, menentukan pengkoordinasikan masalah kesehatan sampai dengan mengendalikan teknis operasional dilapangan.

Dalam menyusun rencana strategis tersebut maka Rencana Strategis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menjadi acuan pertama dan Rencana Strategis yg lebih operasional dan penjabaran dari Renstra Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, yaitu Rencana Strategis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.  Pada dasarnya Renstra Direktorat Kesehatan Hewan Misinya adalah untuk melindungi kesehatan hewan, masyarakat, lingkungan dan memfasilitasi perdagangan.  Sedangkan Direktorat Kesmavet untuk meningkatkan jaminan keamanan pangan asal hewan melalui pembinaan, sehingga pangan tersebut aman, sehat, untuh dan halal.  Direktorat Kesmavet juga bertugas untuk perlindungan sumber daya hewani dan ketentraman batin masyarkat, pengendalian zoonosis dan penerapan kesejahteraan hewan.

 

bottom

BALAI BESAR VETERINER WATES JOGJAKARTA.